Sepak Bola Italia Terkena Dampak Virus Korona

Penulis: Doddy Rosadi

25/2/2020, 10.11 WIB

Setelah empat pertandingan di Seri A ditunda, otoritas sepak bola Italia memutuskan laga Inter vs Ludogorets di Liga Eropa digelar tanpa penonton.

Juventus melawan Parma di ajang Seri A Liga Italia. Otoritas sepak bola Italia mempertimbangkan untuk menggelar laga tanpa penonton akibat dampak virus Korona.
(Reuters/Massimo Pinca/Antara)
Juventus melawan Parma di ajang Seri A Liga Italia. Otoritas sepak bola Italia mempertimbangkan untuk menggelar laga tanpa penonton akibat dampak virus Korona.

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Penyebaran virus Korona semakin meluas dan sudah masuk ke Italia. Wabah virus ini memberikan dampak terhadap sepak bola di negeri Pizza tersebut. Otoritas sepak bola di Italia menunda empat pertandingan di Seri A, akhir pekan lalu karena khawatir terjadi penyebaran virus yang berasal dari China tersebut.

Selain Seri A, otoritas sepak bola setempat juga memutuskan laga antara Inter Milan melawan klub Bulgaria, Ludogorets di ajang Liga Eropa pada Kamis (27/02) waktu setempat akan dilakukan tanpa penonton alias tertutup.

Italia menjadi negara dengan jumlah kasus virus Korono terbanyak di Eropa yaitu 165 kasus. Di wilayah Lombardy dan Veneto, dlakukan isolasi di sejumlah kota. Untuk dua minggu ke depan, 50 ribu warga yang tinggal di dua area tersebut tidak boleh keluar dari wilayah itu tanpa izin khusus. Lima warga negara Italia meninggal akibat virus Korona.

Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) masih mempertimbangkan untuk menunda lebih banyak lagi pertandingan Seri A atau menggelar secara tertutup pada akhir pekan ini.

“Saya adalah pecinta sepak bola dan kita harus menderita sedikit (karena penundaan pertandingan—red), tapi pada titik ini saya belum tahu apakah kebijakan menggelar pertandingan secara tertutup akan tetap berlanjut,” kata Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte, seperti dilansir dari BBC.

Kekhawatiran terhadap wabah virus Korona juga membuat pengurus klub Ludogorets cemas. Mereka meminta jaminan pemain Ludogorets yang akan tampil di stadion San Siro aman dari serangan virus Korona.

“FC Ludogorets secara resmi meminta UEFA dan FC Inter memberikan situasi terkini terkait virus Korona yang tengah melanda Italia. Karena bukan hanya pemain tetapi juga 600 fans Ludogorets sudah memesan tiket untuk pergi ke Italia,” kata manajemen di laman resmi klub.

Permintaan laga tetap digelar

Presiden Seri A Paolo Dal Pinto mengirim surat kepada pemerintah Italia yang isinya permintaan agar laga sepak bola tetap digelar tanpa penonton. Paolo mengatakan, agak sulit untuk menunda pertandingan karena Piala Eropa akan digelar pada Juni nanti sehingga kompetisi harus selesai pada 24 Mei.

Dilansir dari Skysports, Menteri Olahraga Italia Vincenzo Spadofara mendukung permintaan Paolo tersebut. Menurut dia, keputusan untuk tetap menggelar laga sepak bola tanpa penonton jauh lebih mudah. Karena, fans tetap bisa menyaksikan pertandingan itu di rumah masing-masing.

Tidak hanya aktivitas olahraga, perkantoran dan juga sekolah juga terkena dampaknya. Sejumlah perkantoran dan sekolah diliburkan dan kegiatan olahraga selain seopak bola juga dibatalkan.

Data dan Fakta

  • Sekitar 77 ribu warga China terinfeksi virus Korona dan hampir 2.600 orang meninggal
  • Lebih dari 1.200 kasus virus Korona ditemukan di 30 negara dengan total 20 orang meninggal.
  • Lima warga Italia meninggal setelah positif terkena virus Korona

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan